<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bubarnya Pendidikan Sekolah Menengah</title>
	<atom:link href="http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/</link>
	<description>live journal, a little bit technical..</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 13:48:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: nuniek nur sahaya</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-1049</link>
		<dc:creator>nuniek nur sahaya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 04:57:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-1049</guid>
		<description>terima kasih atas informasinya. sangat berguna utnuk saya. nice article and nice information</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas informasinya. sangat berguna utnuk saya. nice article and nice information</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Goesh</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-792</link>
		<dc:creator>Goesh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 08:31:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-792</guid>
		<description>Memang hasi UAN tahun 2009 yang tinggi2 jelas2 membingungkan bayangkan demi gengsi/prestis untuk dapat mengejar sekolah2 cluster 1 pavorit yang sebelumnya hancur tetapi hasil UAN sangat membanggakan orang tua siswa, siapa yang salah .......? berdosakah......? bayangkan nilai UAN yang mempunyai nilai rata2 8,5 untuk masuk sekolah negeri sangatlah sulit dan berat.
sebagai renungan dan yang kami khawatirkan kalau sistem seperti ini berjalan  terus, sekolah2 cluster 1 kualitasnya akan turun dan cluster dibawahnya Insya Alloh akan lebih berkualitas.

Saya setuju bahwa nilai tinggi tidak mencerminkan kualitas, Kepada siswa-siswi yang sudah memeras keringat dan tidak tertampung di cluster 1 jangan kecewa…. terus belajar dengan lebih baik lagi, karena bagaimanapun yang landasannya baik Insya Alloh akan tetap baik dan bisa lebih baik. dan ingat jangan ikut-ikutan yang tidak baik B = B, dan A = A, bukan D/E = A/B   selamat belajar semoga sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang hasi UAN tahun 2009 yang tinggi2 jelas2 membingungkan bayangkan demi gengsi/prestis untuk dapat mengejar sekolah2 cluster 1 pavorit yang sebelumnya hancur tetapi hasil UAN sangat membanggakan orang tua siswa, siapa yang salah &#8230;&#8230;.? berdosakah&#8230;&#8230;? bayangkan nilai UAN yang mempunyai nilai rata2 8,5 untuk masuk sekolah negeri sangatlah sulit dan berat.<br />
sebagai renungan dan yang kami khawatirkan kalau sistem seperti ini berjalan  terus, sekolah2 cluster 1 kualitasnya akan turun dan cluster dibawahnya Insya Alloh akan lebih berkualitas.</p>
<p>Saya setuju bahwa nilai tinggi tidak mencerminkan kualitas, Kepada siswa-siswi yang sudah memeras keringat dan tidak tertampung di cluster 1 jangan kecewa…. terus belajar dengan lebih baik lagi, karena bagaimanapun yang landasannya baik Insya Alloh akan tetap baik dan bisa lebih baik. dan ingat jangan ikut-ikutan yang tidak baik B = B, dan A = A, bukan D/E = A/B   selamat belajar semoga sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rindu</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-655</link>
		<dc:creator>Rindu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 11:56:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-655</guid>
		<description>100 itu milik ALLAH ... jadi berapa yang pantas untuk manusia yah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>100 itu milik ALLAH &#8230; jadi berapa yang pantas untuk manusia yah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M3</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-650</link>
		<dc:creator>M3</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 19:05:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-650</guid>
		<description>Setuju! Standar nilai itu terlalu tinggi untuk sistem dan sarana pendidikan di negeri kita yang masih acak kadul ... Barangkali, penjurusan siswa itu sebaiknya sudah dilakukan sejak masuk bangku SMP.

Jika hal ini dilakukan, mungkin penetapan standar nilai tinggi masih masuk akal bila diterapkan. Paling tidak, setiap siswa hanya akan memperdalam berbagai program studinya yang sudah sejalan dengan arah pendidikannya ke masa mendatang.

Menurut saya, sistem pendidikan kita mubazir dan sering membuat siswa menjadi jenuh dan keletihan pada saat belajar. Pikirannya terkuras dan seringkali malah membuat mereka frustrasi dengan tuntutan kewajiban mengejar nilai, ketimbang memahami arah kehidupan yang harus ditempuhnya.

Sekolah seharusnya tidak semata-mata menjadi tempat bagi para siswa berkenalan dengan beragam ilmu pengetahuan, tapi sekolah seharusnya menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal potensi dirinya, mengetahui perencanaan program kehidupannya di masa depannya.

Sistem sekolah dan pendidikan di Indonesia, menurut hemat saya, masih school oriented, dan bukan student oriented. Artinya, sasaran yang dikejar adalah keberhasilan nama sekolah dan bukan keberhasilan siswa.

*bongkar sistemnya ... bongkar sistemnya sekarang juga ... sekarang juga ...*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju! Standar nilai itu terlalu tinggi untuk sistem dan sarana pendidikan di negeri kita yang masih acak kadul &#8230; Barangkali, penjurusan siswa itu sebaiknya sudah dilakukan sejak masuk bangku SMP.</p>
<p>Jika hal ini dilakukan, mungkin penetapan standar nilai tinggi masih masuk akal bila diterapkan. Paling tidak, setiap siswa hanya akan memperdalam berbagai program studinya yang sudah sejalan dengan arah pendidikannya ke masa mendatang.</p>
<p>Menurut saya, sistem pendidikan kita mubazir dan sering membuat siswa menjadi jenuh dan keletihan pada saat belajar. Pikirannya terkuras dan seringkali malah membuat mereka frustrasi dengan tuntutan kewajiban mengejar nilai, ketimbang memahami arah kehidupan yang harus ditempuhnya.</p>
<p>Sekolah seharusnya tidak semata-mata menjadi tempat bagi para siswa berkenalan dengan beragam ilmu pengetahuan, tapi sekolah seharusnya menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal potensi dirinya, mengetahui perencanaan program kehidupannya di masa depannya.</p>
<p>Sistem sekolah dan pendidikan di Indonesia, menurut hemat saya, masih school oriented, dan bukan student oriented. Artinya, sasaran yang dikejar adalah keberhasilan nama sekolah dan bukan keberhasilan siswa.</p>
<p>*bongkar sistemnya &#8230; bongkar sistemnya sekarang juga &#8230; sekarang juga &#8230;*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: scooterboyz</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-647</link>
		<dc:creator>scooterboyz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 02:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-647</guid>
		<description>Ah..Lu ngarepin apa sih kalo sistemnya udah kaco gini?Mending duitnya buat nyekolahin di luar negeri..

:mrgreen:

Masalh nilai ga mencerminkan kualitas,setuju banget..Kadang A tapi kacrut, sedangkan D tapi mantab praktikalnya..Tapi di negara ini kualitas masi sering dianggap setara dengan nilai,padahal jelas, orang jagoan di praktikal kadang kacrut di teori,walopun kalo bisa seimbang,tapi lebih baik daripada kacrut praktik,tapi mantab teorinya..Jadi pakar kek Roy sukro aja kalo gitu..

Crot..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah..Lu ngarepin apa sih kalo sistemnya udah kaco gini?Mending duitnya buat nyekolahin di luar negeri..</p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Masalh nilai ga mencerminkan kualitas,setuju banget..Kadang A tapi kacrut, sedangkan D tapi mantab praktikalnya..Tapi di negara ini kualitas masi sering dianggap setara dengan nilai,padahal jelas, orang jagoan di praktikal kadang kacrut di teori,walopun kalo bisa seimbang,tapi lebih baik daripada kacrut praktik,tapi mantab teorinya..Jadi pakar kek Roy sukro aja kalo gitu..</p>
<p>Crot..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wildan</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-646</link>
		<dc:creator>Wildan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 23:35:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-646</guid>
		<description>@KnightDNA

setuju bos..gw aja kadang2 ngerasa gak pantes dapet nilai A di beberapa mata kuliah. Hehehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@KnightDNA</p>
<p>setuju bos..gw aja kadang2 ngerasa gak pantes dapet nilai A di beberapa mata kuliah. Hehehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: KnightDNA</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-645</link>
		<dc:creator>KnightDNA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 08:49:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-645</guid>
		<description>Nilai nggak mencerminkan kualitas, juragan ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nilai nggak mencerminkan kualitas, juragan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imoRomi</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-641</link>
		<dc:creator>imoRomi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 06:05:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-641</guid>
		<description>Di ITebe aja nilai2 dikonversi koq....
di jurusanku malah lebih parah...
nilai 54 skala 100 bisa dapet A...
ngaco dah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di ITebe aja nilai2 dikonversi koq&#8230;.<br />
di jurusanku malah lebih parah&#8230;<br />
nilai 54 skala 100 bisa dapet A&#8230;<br />
ngaco dah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ridwan</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-638</link>
		<dc:creator>ridwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 08:35:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-638</guid>
		<description>ga asyik bgt kalo pake dikonversi gitu nilainya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga asyik bgt kalo pake dikonversi gitu nilainya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nokiafandi</title>
		<link>http://dynsrv.info/2008/07/05/bubarnya-pendidikan-sekolah-menengah/#comment-634</link>
		<dc:creator>nokiafandi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 08:47:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wildavy.wordpress.com/?p=149#comment-634</guid>
		<description>gimana mau berubah la wong sekarang dunia pendidikan dijadikan lahan politik dan bisnis. makanya janga heran klau dalam kesehariaan biasa2 aja pas ujian nilainya diatas rata2</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana mau berubah la wong sekarang dunia pendidikan dijadikan lahan politik dan bisnis. makanya janga heran klau dalam kesehariaan biasa2 aja pas ujian nilainya diatas rata2</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
